Babak Belur di Women Football Championship Singapura, Persib Putri Akui Kalah Kualitas
INDOSPORT.COM - Akademi Persib Putri, tidak dapat meraih poin pada turnamen Women Football Championship (WFC) Singapura, dari tiga laga mereka harus mengakui keunggulan lawannya.
Pada pertandingan perdana Women Football Championship, Akademi Persib Putri kalah dari tim asal Thailand, Phranakorn FC dengan skor 1-3 di Lapangan Germany European School, Singapura, Senin (17/10/22).
Kemudian Akademi Persib Putri kembali gagal meraih poin pada Women Football Championship Singapura, setelah kalah dari Lion City Sailors (LCS) 3-1 di Stadion Bedok, Singapura, Rabu (19/10/22) malam.
Pada laga pamungkas, Akademi Persib Putri harus mengakui keunggulan tim asal Filipina, Kaya FC-Iloilo dengan skor telak 8-0 di Lapangan Germany European School, Singapura, Jumat (21/10/22).
Alisha Del Campo mencetak hattrick, sedangkan gol Kaya FC lainnya disumbangkan oleh Nica Siy, Dionesa Tolentin, Bhebe Lemoran, Anicka Castenada dan Maye Mendano.
Sempat bertahan hingga menit 38, pertahanan Akademi Persib Putri akhirnya runtuh juga. Sepakan pemain Kaya FC-Iloilo yang mengarah ke sisi kiri gawang tak bisa digapai Gadhiza Akademi Persib Putri tertinggal 0-1.
Menit 41, tembakan pemain Kaya FC-Iloilo kembali mengarah ke gawang. Bola tak ditangkap sempurna oleh Gadhiza yang kemudian disambar pemain Kaya FC-Iloilo lainnya di dalam kotak penalti. Skor 2-0 untuk keunggulan Kaya FC bertahan hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Kaya FC terus menekan Akademi Persib Putri. Hasilnya, empat gol terjadi dalam sepuluh menit (53', 55', 58', 64). Di sisa pertandingan, Kaya FC menambah dua gol di menit 77 dan 81.
Menurut pelatih Akademi Persib, Iwan Bastian, pada turnamen Women Football Championship anak asuhnya kalah kualitas serta pengalaman dari lawan, terutama dari Kaya FC-Iloilo.
"Kami memang kalah secara kualitas, mulai dari maupun teknik, pengalaman hingga pemahaman bermain," kata Iwan Bastian.
1. Kalah Kualitas
Ibas menuturkan, pada pertandingan pamungkas Women Football Championship menghadapi Kaya FC-Iloilo, sangat terlihat kualitas anak asuhnya berbeda dengan tim lawan, apalagi mereka kabarnya diperkuat oleh pemain Timnas Filipina.
Selain itu, Ibas menilai banyak kekurangan yang ada dalam tim Akademi Persib Putri, sehingga hal itu menjadi pekerjaan rumah baginya.
"Apalagi katanya mereka diperkuat empat pemain timnas Filipina. Jadi, masih banyak yang perlu diperbaiki," ungkap Ibas.
Sebelumnya, Ibas mengaku sudah mempelajari kekuatan Kaya FC-Iloilo, di antaranya dengan menerapkan strategi bertahan. Namun, tim lawan akhirnya bisa memanfaatkan peluang yang didapat untuk mencetak gol.
Meski demikian, Ibas tetap mengapresiasi kerja keras yang ditampilkan oleh pasukannya pada turnamen Women Football Championship.
"Terlalu lama kami bertahan, pasti akan kebobolan. Ini bukan soal kiper atau satu-dua pemain, Neni (Apriyanti) sudah bekerja maksimal, begitu juga Gadhiza (Asnanza). Sepakbola permainan kolektif, semuanya akan dievaluasi," ungkapnya.
Sementara itu, pemain yang tampil dalam turnamen Women Football Championship ini mayoritas merupakan pemain hasil binaan dari Akademi Persib.
Iwan Bastian menuturkan, tim yang tampil di turnamen Women Football Championship bakal disiapkan untuk mengikuti kompetisi Liga 1 Putri.
"Mereka mayoritas berasal dari Akademi Persib, mulai dari Bandung dan cabang-cabang Akademi Persib lainnya seperti Cikarang, Purwakarta," ucap Ibas.