In-depth

Menatap Masa Depan Daniel James di Manchester United, Suram?

Senin, 21 Desember 2020 17:53 WIB
Editor: Nugrahenny Putri Untari
© Martin Rickett/PA Images via Getty Images
Bintang Manchester United, Daniel James, jarang dimainkan oleh Ole Gunnar Solskjaer. Copyright: © Martin Rickett/PA Images via Getty Images
Bintang Manchester United, Daniel James, jarang dimainkan oleh Ole Gunnar Solskjaer.

INDOSPORT.COM - Pemain Manchester United, Daniel James, belum lama ini dikabarkan membuka opsi untuk pergi dari Old Trafford di bursa transfer Januari 2021.

Mengapa? Padahal, saat pertama bergabung ke skuat The Red Devils dari Swansea City pada musim panas 2019, James tampil impresif meski usianya masih sangat muda.

Awal start-nya bersama Manchester United terbilang cukup apik, apalagi setelah mencetak gol debut melawan Chelsea yang notabene salah satu tim besar di Liga Inggris. Setelahnya, ia juga tidak berhenti menyarangkan bola ke gawang lawan.

Selain menjadi awal yang baik, gol saat debut tersebut menciptakan kepercayaan diri yang tinggi bagi James. Pada waktu itu mungkin masa depannya di Old Trafford akan cemerlang.

- xem bóng đá trực tuyến - 90phut - cakhia - mitom

“Ketika Anda datang ke klub baru, apalagi sebagai winger, Anda pasti ingin berkontribusi untuk tim dengan membuat gol atau assist. Gol itu sangat membantu saya,” ucap Daniel James seperti dikutip dari laman resmi Manchester United.

“Saya datang ke sini bukan untuk jadi pemain di skuat saja. Ketika pelatih memberi kepercayaan dan memainkan saya sejak awal, hal ini yang ingin terus saya lakukan,” tambahnya lagi.

- xem bóng đá trực tuyến - 90phut - cakhia - mitom

Akan tetapi, dengan start yang menjanjikan, nama James justru tenggelam seiring berjalannya waktu. Ia pun tidak luput mengalami masalah klise para pesepak bola yaitu kemarau gol.

Selama kurang lebih enam bulan publik menanti aksinya menjebol gawang lawan namun ia gagal menyuguhkannya. Sampai pada akhirnya ia berhasil mengakhiri kemarau tersebut pada bulan Maret 2020.

- xem bóng đá trực tuyến - 90phut - cakhia - mitom

Setelah 32 pertandingan, puasa gol James berakhir saat pertandingan kontra LASK di Liga Europa. Ia menjadi salah satu pemain yang membantu kemenangan Manchester United dengan skor 5-0.

“Mungkin saya tidak mencetak gol sebanyak dulu. Saya mengawalinya dengan baik tapi setelahnya saya tidak bermain sesuai standar yang saya tetapkan,” ujar James seperti pernah diwartakan laman Goal Internasional.

Berhasil mencetak gol lagi, James pun berterima kasih kepada para pelatih di Manchester United dan seluruh pihak yang selama ini telah membantunya. 

- xem bóng đá trực tuyến - 90phut - cakhia - mitom